
Guna Menjaga Kualitas Keamanan dan Keselamatan Kilang, Badak LNG Adakan Manajemen Inspeksi ke-37
CITA MEDIA INDONESIA, BONTANG – Badak LNG kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan operasional yang aman dan andal dengan menyelenggarakan Manajemen Inspeksi ke-37, Selasa (11/02/2025). Manajemen Inspeksi (MI) merupakan agenda tahunan bertujuan untuk memantau penerapan aspek Safety, Health, Environment, Quality, dan Security (SHEQS) di seluruh area kilang serta menjadi bagian dari peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Nasional (BK3N).
Kegiatan Manajemen Inspeksi dihadiri langsung Presiden Komisaris dan Komisaris Independent Badak LNG, Daniel S.Purba, President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, mewakili SKK Migas hadir VP Bidang Exploitasi, G. Daru P. Dewanto, hadir pula Direktur Utama Regional 1 Pertamina Hulu Rokan, Ruby Mulyawan, Direktur Utama Pertamina Drilling Services, Avep Disasmita, Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja. Direktur Teknik dan Produksi Kaltim Parna Industri, Pradhika Rama Ulianto. Serta beberapa perwakilan dari Management ENI Indonesia, Perwakilan Management Regional 3 Pertamina Hulu Indonesia, Perwakilan Management Regional 4 Pertamina EP Cepu, Perwakilan Management Regional 5 Pertamina Internasional EP, Perwakilan HSSE Pertamina (Persero), Perwakilan Pertamina JMG, Perwakilan PT. Pupuk Kaltim dan Perwakilan PT Kaltim Industrial Estate. Serta beberapa Management Badak LNG.
Dalam sambutannya, President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, menyampaikan pentingnya agenda ini dilakukukan sebagai ajang evaluasi bersama, sehingga beberapa aspek keselamatan benar-benar dapat diterapkan dengan baik.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penerapan aspek SHEQS telah dilakukan dengan baik. Dengan adanya kegiatan ini, semoga dapat menjadi forum berbagi pengetahuan dan juga dapat memberikan masukan untuk peningkatan aspek keselamatan di Badak LNG,” ujarnya.
Manajemen Inspeksi memberikan kesempatan kepada para tamu untuk melihat dan meninjau langsung area operasional kilang. Peserta kegiatan dibagi ke dalam beberapa kelompok yang kemudian melakukan pengecekan di titik inspeksi yang telah ditentukan. Di setiap lokasi, peserta akan berdiskusi, mengevaluasi, dan mencatat apabila ada temuan yang belum sesuai dengan prinsip keselamatan. Pendekatan ini memungkinkan Badak LNG mendapatkan masukan dari perwakilan perusahaan yang hadir.
Setelah melakukan inspeksi kebeberapa titik para peserta kembali ke gedung Town Center untuk memaparkan temuan mereka dilapangan, secara bergantian masing-masing kelompok menyampaikan temuannya yang diselingi dengan pantun-pantun sehingga suasana menjadi santai. Hasil temuan dilapangan setelah dilakukan inspeksi sebanyak 109 temuan yang akan segera ditindaklanjuti Manajemen Badak LNG.
“Temuan yang telah dikumpulkan akan kita selesaikan berdasarkan sistem manajemen dan BSMART dalam satu tahun. Jadi di akhir tahun ini, mudah – mudahan 109 temuan ini bisa diselesaikan semuanya,” jelas Pandu Wijaya Perwira, Senior Manager SHE&Q Badak LNG.
Saat menutup acara Daniel S. Purba, President Komisaris dan Komisaris Independen Badak LNG menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif pada Manajemen Inspeksi tahun 2025 ini. “Saya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada peserta karena telah berkenan hadir dan memberikan masukan yang berharga untuk peningkatan aspek keselamatan kerja di lingkungan perusahaan,” ungkapnya.
Manajemen Inspeksi menjadi agenda penting bagi Badak LNG untuk menjaga standar operasional dan memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan untuk keberlanjutan operasional kilang. (CMI-01)

