Kolaborasi Badak LNG & OGFICE Selama 32 Tahun Kucurkan Dana 8.6 Milyar Bagi Dunia Pendidikan

CITA MEDIA INDONESIA, BONTANG – Badak LNG bersama Osaka Gas Foundation Of Internasional Cultural Exchange (OGFICE) untuk sekian kalinya memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan kota Bontang, bentuk kepedulian itu diwujudkan dengan pemberian bantuan beasiswa, peralatan sekolah dan perlengkapan belajar, Selasa (12/11/2024) di gedung Town Center Badak LNG.

Acara digelar dengan menampilkan tari – tarian persembahan dari murid-muris SD, dihadiri Senior Manager Corporate Communication & Service Badak LNG Yuli Gunawan, Manager CSR & Relation Putra Feni Luhur Wibowo, Executive Director Of OGFICE Koji Kato, dan Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang Saparuddin.

Saat memberikan sambutan, Yuli Gunawan mengatakan, pendidikan kini menjadi kunci utama dari sebuah kesuksesan, pendidikan juga bisa membuka wawasan kita dalam berpikir sehingga kita lebih bisa menghadapi dan menghargai perbedaan, maka pendidikan menjadi penting bagi anak-anak khususnya Bontang

“Kurang lebih 30 tahun Badak LNG sudah bekerjasama dengan OGFICE dalam menyalurkan bantuan untuk pendidikan di kota Bontang, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa terima kasih atas kontribusi OGFICE untuk dunia pendidikan kota Botang selama ini,” ungkap Yuli.

Ia berharap Siswa-siswi yang menerima bantuan dari OGFICE harus bisa memanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya bantuan yang diberikan sehingga mampu menambah semangat dan memacu untuk mencapai cita-cita dan prestasi lebih tinggi.

“Semoga sinergy ini bisa terus berlanjut antara Badak LNG dengan OGFICE berkontribusi dalam dunia pendidikan yang akan menciptakan generasi unggul dan berprestasi untuk menopang pembangunan di Bontang,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan tidak kurang dari Rp. 316,5 Juta  terbagi dalam beberapa kategori antaralain, Bantuan Peralatan Sekolah senilai Rp. 150 juta, Beasiswa sejumlah Rp. 148,5 Juta, dan Bantuan Peralatan Belajar Siswa sebanyak Rp. 18 juta, yang tersebar dibebarapa sekolah dan universitas di Bontang.,

Executive Of Director OGFICE Koji Kato, mengatakan sangat gembira bisa menghadiri langsung acara penyerahan bantuan karena sebelumya dilakukan secara simbolis disebabkan Covid-19 yang sempat melanda. Iapun menyampaikan rasa terima kasih kepada Badak LNG dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bontang yang selalu mendukung kegiatan OGFICE selama ini.

“Saya sangat gembira hari ini bisa hadir melihat langsung murid-murid dan sekolah penerima bantuan, karena corona sempat menghentikan acara seperti ini, namun sekarang sudah bisa dilaksanakan kembali,” ujar Oji Kato dalam sambutannya.

Ia menginginkan bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu bagi kemajuan sekolah dan mampu meningkatkan prestasi siswa sehingga menjadi sumber daya manusia yang unggul untuk menopang kemajuan Botang.

“Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat bagi kemajuan sekolah di Bontang, dengan generasi yang unggul maka kota Bontang semakin berkembang dan ekonomi semakin maju,” jelasnya

OGFICE adalah sebuah yayasan yang dibentuk perusahaan asal Jepang yaitu OSAKA Gas sejak didirikan sejak tahun 1992 telah menyalurkan bantuan bagi dunia pendidikan selama 32 tahun sebanyak 8,6 Milyar Rupiah. Sekolah yang mendapatkan bantuan langsung antaralain:

1. Bantuan Peralatan Sekolah, SDN 00# Bontang Selatan, SDN 004 Bontang Selatan, SDN 004 Bontang Barat, SMPN 004 Bontang dan SMK YKPP Bontang, 2. Bantuan Beasiswa, SMAN 1 (25 orang), SMAN 2 (25 orang), SMKN 1 (25 orang), SMKN 2 (25 orang), Universitas Trunajaya (7 orang), STITEK Bontang (7 orang), dan STTIB Bontang (6 orang). 3. Bantuan Peralatan Belajar Sekolah Terisolir, SDN 014 Bontang Selatan (Loktunggul), SDN 015 Bontang Selatan (Selangan), SDN 016 Bontang Selatan (Tihi – tihi), SDN 013 Bontang Utara (Pulau Gusung), SD YPPI Teluk Kadere, SD YPPI Teluk Melahing, dan MI Al Hijrah Nyerakat Kiri.

Mewakili pemerintah Bontang, Sekertaris Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kota Bontang, Saparuddin, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diberikan selama ini. Menurutnya pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata tapi juga menjadi tanggung jawab swasta untuk bersama-sama mencetak generasi unggul.

“Sinergi dan kolabarasi seperti ini antara pemerintah dan perusahaan atau swasta harus terus berlanjut agar bisa melahirkan generasi unggul yang cerdas dan berkarakter menuju Indonesia emas 2045, mewakili pemerintah saya mengucapkan terima kasih untuk kontribusinya selama ini bagi dunia pendidikan di Bontang,” ujar Saparuddin. (CMI-01)

 

Berita Terkait

Dukung Program TAMASYA, Badak LNG Tingkatkan ...
Ketum HMI Badko Kaltim-Kaltara Desak Bupati ...
Moment 48 Tahun Tetesan Perdana LNG, Badak ...
HIPMI Balikpapan Dorong Pemuda Jadi Pengusaha ...